Pontianak, 12 Maret 2026 (EK) – BPJS Ketenagakerjaan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) meluncurkan Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai manfaat serta layanan BPJS Ketenagakerjaan, dengan menjadikan masjid sebagai simpul edukasi dan penyebaran informasi tentang perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat sore tersebut diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Harian Pengurus Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat, yang menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga keagamaan dan lembaga negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat.

Mewakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Barat, Bapak Iskandar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dukungan ini terutama difokuskan pada para pekerja sektor informal dan masyarakat lainnya yang selama ini belum terlindungi.

Ketua Dewan Masjid Indonesia Kalimantan Barat, Bapak Abdul Munir Hamid, dalam sambutannya menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat. Hal ini mencakup upaya peningkatan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi para jamaah.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri, menyatakan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk melindungi seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal, dari berbagai risiko pekerjaan.

“Melalui kolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia dan Dewan Kemakmuran Masjid, kami berharap literasi mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau masyarakat hingga ke lingkungan masjid. Dengan demikian, semakin banyak pekerja yang dapat terlindungi,” ujar Suhuri.

Sebagai wujud nyata manfaat program, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan peserta. Selain itu, dilakukan pula penyerahan klaim manfaat program kepada ahli waris peserta, sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial.

Puncak acara ditandai dengan peluncuran Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Peluncuran ini mengukuhkan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, Dewan Masjid Indonesia, dan Dewan Kemakmuran Masjid, sekaligus menetapkan masjid sebagai pusat informasi mengenai manfaat dan layanan program BPJS Ketenagakerjaan di tengah masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang menguatkan nilai-nilai keagamaan tentang pentingnya perlindungan, kepedulian sosial, dan upaya menjaga kesejahteraan keluarga. Kegiatan ditutup dengan harapan agar sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pengurus masjid dapat terus berkembang, sehingga semakin banyak pekerja yang memahami dan merasakan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat yang lebih luas tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Pada akhirnya, hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan para pekerja beserta keluarganya.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *