Kubu Raya (EK) – Anggota DPR RI/MPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1, Boyman Harun, menggelar Dialog Kebangsaan dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Hotel Dangau, Kabupaten Kubu Raya, Senin (16/3/2026). Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, ibu-ibu, serta pengurus DPD PAN dan DPC PAN se-Kabupaten Kubu Raya ini bertujuan memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Boyman Harun yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Barat menegaskan pentingnya 4 Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama dalam berbangsa dan bernegara.

“Empat Pilar ini bukan sekadar hafalan, tetapi harus menjadi pedoman hidup yang kita terapkan setiap hari. Nilai-nilai luhur bangsa harus tercermin dalam perilaku kita, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Boyman Harun di hadapan para peserta.

Politisi yang kembali dipercaya memimpin DPW PAN Kalbar untuk periode ketiga sejak 2015 ini menekankan bahwa persatuan dalam kerangka NKRI harus menjadi komitmen bersama seluruh elemen masyarakat . Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks, baik yang berasal dari dalam negeri maupun pengaruh eksternal.

“Di tengah dinamika geopolitik global yang kian dinamis, kita harus semakin kokoh menjaga persatuan. Jangan sampai perbedaan-perbedaan yang ada justru melemahkan kita. Justru keberagaman adalah kekuatan kita sebagai bangsa,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menjadi wadah dialog antara wakil rakyat dengan konstituennya. Para peserta antusias menyampaikan pandangan dan bertanya langsung mengenai berbagai isu kebangsaan serta tantangan pembangunan di daerah.

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir mengapresiasi kegiatan sosialisasi 4 Pilar yang dilakukan Boyman Harun. Menurutnya, pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan perlu terus disegarkan di tengah masyarakat, terutama di era digital yang deras dengan arus informasi.

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan merupakan program rutin MPR RI yang bertujuan membumikan nilai-nilai dasar kebangsaan hingga ke tingkat akar rumput . Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dan mengamalkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

Acara yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini semakin mempererat silaturahmi antara anggota dewan dengan masyarakat. Suasana kebersamaan terlihat hangat saat peserta berbuka puasa bersama setelah mengikuti dialog kebangsaan.

Menutup acara, Boyman Harun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan dan kesatuan bangsa. “Mari kita jaga Indonesia dengan semangat persaudaraan, gotong royong, dan cinta tanah air yang tulus. Dengan bersatu, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam maupun luar negeri,” pungkasnya.

Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan menjaga keutuhan NKRI di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Dialog Kebangsaan dan Sosialisasi 4 Pilar Bersama Boyman Harun Tekankan Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Kubu Raya (EK) – Anggota DPR RI/MPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1, Boyman Harun, menggelar Dialog Kebangsaan dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Hotel Dangau, Kabupaten Kubu Raya, Senin (16/3/2026). Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, ibu-ibu, serta pengurus DPD PAN dan DPC PAN se-Kabupaten Kubu Raya ini bertujuan memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Boyman Harun yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Barat menegaskan pentingnya 4 Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama dalam berbangsa dan bernegara.

“Empat Pilar ini bukan sekadar hafalan, tetapi harus menjadi pedoman hidup yang kita terapkan setiap hari. Nilai-nilai luhur bangsa harus tercermin dalam perilaku kita, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Boyman Harun di hadapan para peserta.

Politisi yang kembali dipercaya memimpin DPW PAN Kalbar untuk periode ketiga sejak 2015 ini menekankan bahwa persatuan dalam kerangka NKRI harus menjadi komitmen bersama seluruh elemen masyarakat . Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks, baik yang berasal dari dalam negeri maupun pengaruh eksternal.

“Di tengah dinamika geopolitik global yang kian dinamis, kita harus semakin kokoh menjaga persatuan. Jangan sampai perbedaan-perbedaan yang ada justru melemahkan kita. Justru keberagaman adalah kekuatan kita sebagai bangsa,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menjadi wadah dialog antara wakil rakyat dengan konstituennya. Para peserta antusias menyampaikan pandangan dan bertanya langsung mengenai berbagai isu kebangsaan serta tantangan pembangunan di daerah.

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir mengapresiasi kegiatan sosialisasi 4 Pilar yang dilakukan Boyman Harun. Menurutnya, pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan perlu terus disegarkan di tengah masyarakat, terutama di era digital yang deras dengan arus informasi.

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan merupakan program rutin MPR RI yang bertujuan membumikan nilai-nilai dasar kebangsaan hingga ke tingkat akar rumput . Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dan mengamalkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

Acara yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini semakin mempererat silaturahmi antara anggota dewan dengan masyarakat. Suasana kebersamaan terlihat hangat saat peserta berbuka puasa bersama setelah mengikuti dialog kebangsaan.

Menutup acara, Boyman Harun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan dan kesatuan bangsa. “Mari kita jaga Indonesia dengan semangat persaudaraan, gotong royong, dan cinta tanah air yang tulus. Dengan bersatu, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam maupun luar negeri,” pungkasnya.

Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan menjaga keutuhan NKRI di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *