Pontianak, 19 Juli 2026 (EK) – Asosiasi Muslimah Pengusaha se-Indonesia (ALISA) “Khadijah” Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Kalimantan Barat bersama Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalbar meresmikan Kebun Pangan Lokal Alisa Khadijah sebagai langkah nyata mendukung program percepatan penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal.

Peresmian yang berlangsung di Jalan Parit H. Husin II Gang Anggrek No. 9 Pontianak, Minggu (19/7), dihadiri unsur pemerintah daerah, lembaga negara, organisasi perempuan dan kemasyarakatan, serta insan media.

Ketua ALISA Khadijah ICMI Kalbar, Aida Mokhtar, S.Ag., M.Hum., menyampaikan bahwa kebun pangan lokal merupakan komitmen organisasi dalam menggerakkan masyarakat, khususnya perempuan, agar memanfaatkan lahan pekarangan menjadi sumber pangan sehat, bergizi, dan bernilai ekonomi.

“Kebun Pangan Lokal ini bukan sekadar tempat menanam, tetapi menjadi sarana edukasi, pemberdayaan perempuan, sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan potensi pangan lokal,” ujarnya.

Ketua BKOW Provinsi Kalbar, Hj. Erlinawati Nasir, S.H., M.A.P., mengapresiasi inisiatif ALISA Khadijah yang selaras dengan semangat pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan keluarga. Menurutnya, BKOW akan terus mendorong keterlibatan organisasi perempuan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan lokal yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalbar, M. Darusalam, S.E., M.A.P., menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci membangun gerakan pangan lokal berkelanjutan. Keterbukaan informasi dan edukasi kepada masyarakat diharapkan meningkatkan partisipasi publik mendukung program ketahanan pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Drs. Manto, M.Si., menegaskan Pemerintah Provinsi terus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal sebagai fondasi penguatan ketahanan pangan daerah. Pemanfaatan pekarangan dan lahan produktif dinilai strategis untuk meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, mengurangi ketergantungan komoditas tertentu, serta mendukung diversifikasi konsumsi pangan.

“Kami mengapresiasi langkah ALISA Khadijah ICMI bersama BKOW Kalbar yang mengambil peran aktif mengembangkan kebun pangan berbasis komunitas. Semoga inisiatif ini dapat menjadi contoh dan menginspirasi organisasi maupun masyarakat luas untuk bersama-sama membangun kemandirian pangan keluarga,” ungkapnya.

Peluncuran Kebun Pangan Lokal ditandai dengan pemotongan tumpeng pangan lokal serta penyerahan bibit tanaman secara simbolis oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan bersama unsur pemerintah, Ketua ALISA Khadijah, dan Ketua BKOW kepada perwakilan organisasi perempuan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan area kebun yang telah ditanami berbagai komoditas pangan lokal, sayuran, tanaman obat keluarga (TOGA), dan tanaman produktif lainnya yang diharapkan menjadi media pembelajaran sekaligus percontohan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, ALISA Khadijah ICMI Kalbar bersama BKOW berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan ketahanan pangan berkelanjutan, meningkatkan konsumsi pangan lokal, serta mewujudkan keluarga mandiri, sehat, dan sejahtera.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *