Pontianak (EK)- LKBN ANTARA Biro Kalimantan Barat berkolaborasi dengan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Kapuas menyalurkan bantuan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada warga Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

“Alhamdulillah kita dipercaya oleh PLN untuk menyalurkan bantuan peralatan lengkap pemadam karhutla yang diberikan kepada warga Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya,” kata Kepala LKBN ANTARA Biro Kalbar Andilala, di Kubu Raya, Rabu.

Bantuan tersebut berupa masker, oksigen portable, pompa, alat pemadam kebakaran, sepatu bot, serta minuman untuk mendukung kesiapsiagaan masyarakat menghadapi karhutla krisis air bersih dan kekeringan akibat kemarau.

Ia mengatakan bantuan peralatan tersebut diharapkan dapat memperkuat tanggap darurat masyarakat sehingga warga dapat segera melakukan pemadaman ketika api mulai muncul atau meluas tanpa harus sepenuhnya menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

“Jadi ketika api mulai meluas, warga sudah siap memadamkan,” ujarnya.

Sementara itu, Manager PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Kapuas Edi Hariyanto mengatakan penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan bersama karyawan untuk ikut berkontribusi dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

“PLN melalui upaya kepedulian sosial dari seluruh karyawan dan seluruh potensi yang ada mengupayakan usaha untuk penanganan karhutla. Kami terjun langsung bersama teman-teman media dari ANTARA dan teman-teman dari LAZIS untuk melihat kondisi serta penanganannya di lapangan,” katanya.

Selain di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, bantuan serupa juga telah disampaikan kepada masyarakat di kawasan Sungai Raya Dalam atau Serdam.

Sementara itu, warga Desa Arang Limbung, Muhtadin mengatakan waga bersyukur atas bantuan peralatan yang disalurkan LKBN ANTARA bersama PLN Nusantara Power karena dapat membantu masyarakat menghadapi karhutla yang telah berlangsung sekitar dua bulan.

“Karhutla sudah dua bulan, ditambah kemarau dan kekeringan, sehingga dengan alat ini kami dapat menangani api,” kata Muhtadin.

Ia berharap keberadaan peralatan pemadam tersebut dapat membantu masyarakat melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran secara lebih maksimal, terutama ketika api mulai muncul di sekitar permukiman.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *