Sendoyan (EK) – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kelompok Tani (Poktan) Batu Layar Sejahtera, Koperasi Srikandi Jaya Sambas dan Pantia HUT RI Batu Layar menggelar Festival Kopi Liberika Sendoyan tepat 17 Agustus 2026 di Sentra IKM Lada Sambas.

Mengusung tema “Dari Cangkir Hingga Jadi Kebanggaan”, festival ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kopi khas Desa Sendoyan yang mulai dilupakan.

Ketua Poktan Batu Layar Sejahtera, Junaidi, menyampaikan bahwa festival ini merupakan langkah nyata untuk mengembalikan kejayaan Liberika Sendoyan.

“Kami mengajak seluruh pecinta kopi di Desa Sendoyan hadir di Festival Kopi Liberika Sendoyan. Ini langkah sederhana dan bersama untuk mengembalikan kejayaan Liberika Sendoyan,” ujar Junaidi saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (15/8/2026).

Lomba Seduh Kopi Tubruk, Barista Lokal Unjuk Gigi

Salah satu agenda utama dalam festival ini adalah Lomba Seduh Kopi Liberika dengan Metode Tubruk. Bukan sekadar adu cepat, lomba ini menjadi ajang unjuk gigi para barista lokal dalam menyeduh Liberika dengan teknik tubruk khas Nusantara.

“Di sinilah pengunjung akan mengenal rasa autentik Liberika Sendoyan secara langsung; pahit, manis, dan harum khas tanah kita,” tambah Junaidi.

Gerakan Minum Kopi Liberika Serentak

Puncak acara dimeriahkan dengan sesi minum kopi Liberika bersama. Seluruh pengunjung menikmati satu cangkir Liberika secara serentak sebagai kampanye nyata “Gerakan Minum Kopi Liberika”.

“Ini adalah kampanye nyata ‘Gerakan Minum Kopi Liberika’ – buktikan bahwa kopi lokal tak kalah nikmat dan wajib menjadi kebanggaan sehari-hari,” tegasnya.

Apresiasi untuk Petani Penjaga Liberika

Festival ini juga menjadi momen pemberian penghargaan kepada para petani yang berdedikasi menjaga dan membudidayakan kopi liberika hingga kini tetap eksis. Penghargaan diberikan kepada tiga petani penjaga Liberika Sendoayan

“Mereka adalah petani yang sejak lama terus budidaya kopi liberika. Tiga petani tersebut menjadi contoh dan bagian yang memberikan semangat untuk memajukan Kopi Liberika Sendoyan,” ungkap Junaidi penuh haru.

Dengan terselenggaranya Festival Kopi Liberika Sendoyan yang sederhana ini, Junaidi berharap kopi khas Sendoyan dapat kembali bangkit dan menjadi kebanggaan tidak hanya bagi desa, tetapi juga Kalimantan Barat dan Indonesia.

“Dari Liberika Sendoyan, untuk Kalbar & Indonesia,” pungkasnya.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *